Rama juga terharu mengenang momen luar biasa saat almarhum Ray Sahetapy bisa dishalatkan untuk terakhir kalinya di Masjid Istiqlal dan dishalatkan bersama jamaah. Sebab, Masjid Istiqlal juga merupakan saksi tempat pertama kali mendiang Ray Sahetapy mengucapkan syahadat dan menjadi seorang mualaf.
"Atas izin Allah untuk terakhir kalinya ayah dapat dishalatkan juga kembali di Istiqlal dan itu benar-benar Masya Allah. Itu saya sangat terharu," ucapnya.
Rama juga mengungkapkan pengalaman menyentuh selama proses semayam dan pemakaman Ray Sahetapy banyak pelayat yang datang, hal ini membuat dirinya semakin tersadar akan kebaikan almarhum.
"Sewaktu saya menunggu di rumah duka semua orang yang datang ke saya itu selalu bilang 'ayah itu pernah nolong saya' 'ayah itu pernah bayarin kuliah saya', walaupun saya misalnya engga tau itu siapa," ujarnya.
"Jadi dari situ saya sangat tahu ayah itu orang yang sangat baik dan tidak bisa dipukiri semua orang datang mendoakan, memberikan bunga yang begitu berlimpah karena kebaikan ayah, jadi sangat luar biasa," lanjutnya.