AMEERALIFE.COM, JAKARTA – Netflix berencana untuk mengembangkan lebih banyak video game berdasarkan serial-serial hit mereka, termasuk “Stranger Things” dan “Bridgerton”. Sejak mulai menawarkan game kepada pelanggan pada tahun 2021 dan saat ini, Netflix kini memiliki lebih dari 120 judul game mobile di platformnya.
Tahun lalu, “Squid Game: Unleashed” dirilis sebagai bagian dari promosi musim kedua serial tersebut. Kini, pihak Netflix ingin menghadirkan lebih banyak crossover antara serial dan video game mereka.
“Kami ingin menciptakan dunia di mana pemain bisa bercerita sendiri. Bridgerton adalah contoh sempurna,” kata kepala gim Netflix Alain Tascan seperti dilansir dari NME, Sabtu (29/3/2025).
“Jika saya berada di dunia Harry Potter, saya tidak ingin menjadi Harry Potter. Saya adalah diri saya sendiri, memilih asrama yang berbeda, melakukan sihir yang berbeda, dan membuat kisah saya sendiri,” tambah dia.
Menurut Tascan, keberhasilan crossover antara game dan serial bergantung pada konsep yang tepat. Selain “Bridgerton” dan “Stranger Things”, ia juga menyebut One Piece sebagai dunia yang menarik untuk dijelajahi dalam format game.
Netflix sebelumnya telah merilis game petualangan retro “Stanger Things: 1984” pada tahun 2021, serta game brawler berbasis musim ketiga serial tersebut. Meski belum mengungkap apakah akan ada game yang dirilis bersamaan dengan musik terakhir “Stranger Things” tahun ini, Netflix tampaknya ingin mengembangkan pengalaman menonton yang lebih interaktif.
“Bayangkan jika setelah menonton suatu episode, Anda bisa masuk ke dalam dunia tersebut melalui game, lalu misalnya Anda menghancurkan sesuatu atau membunuh karakter tertentu. Lalu saat Anda kembali menonton episode berikutnya, perubahan yang Anda buat tetap ada,” kata Tascan.
Sementara itu Netflix sebelumnya juga telah merilis game prekuel untuk film “The Electric State” garapan Russo Brothers. Para sutradara Avengers tersebut juga mengatakan bahwa mereka terbuka untuk menggarap game bertema “Avengers” saat mengerjakan proyek “Avengers: Doomsday”.