Tetapi, Profesor John Britton dari Royal College of Physicians Tobacco Group, bersikeras bahwa reaksi tersebut sangat jarang. Rokok elektronik memungkinkan Anda untuk menghirup nikotin dalam uap daripada asap.

Bahaya vape. - (Republika)
Vape tidak membakar tembakau atau menghasilkan tar atau karbon monoksida, dua unsur paling berbahaya dari rokok tradisional. Ribuan orang di Inggris telah berhenti merokok dengan bantuan rokok elektronik atau vape, tetapi efek dari penggunaan jangka panjangnya tidak dipahami secara luas.
Para ahli juga khawatir ribuan anak muda mengambil kebiasaan itu sejak dini. Kebiasaan ini berpotensi mengekspos diri mereka ke perangkat tiruan.
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement