Rabu 13 Sep 2023 16:19 WIB

Valak Jarang Muncul di The Nun II, Ternyata Ini Alasannya

Di film The Nun II, kemunculan Valak tidak sebanyak di film pertamanya.

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Qommarria Rostanti
Salah satu adegan di film The Nun II. Sosok Valak di film The Nun II jarang muncul di film The Nun II.
Foto: Dok. Warner Bros
Salah satu adegan di film The Nun II. Sosok Valak di film The Nun II jarang muncul di film The Nun II.

AMEERALIFE.COM, JAKARTA -- Jika mendengar nama Valak, banyak orang yang mengaitkannya dengan The Conjuring atau The Nun. Namun setelah melihat filmnya, mungkin penonton menyadari bahwa karakter tersebut jarang muncul di film horor The Nun II.

Valak yang diperankan oleh aktris Bonnie Aarons pertama kali muncul di film The Conjuring 2. Wajah mengerikan The Nun begitu kuat sehingga iblis itu segera mendapatkan film spin-off-nya yang kemudian menjadi salah satu waralaba hit terbesar.

Baca Juga

The Nun II mengambil latar empat tahun setelah kejadian aslinya saat Suster Irene (Taissa Farmiga) kembali ditugaskan untuk menghentikan Valak. Sekuelnya mengulangi formula kesuksesan seri yang menampilkan banyak adegan karakter berjalan pelan-pelan menyusuri koridor gelap hanya untuk dikejutkan oleh suara keras.

Sementara itu, dipastikan ada hubungan antara Suster Irene dan Lorraine Warren (Vera Farmiga). Meski judul film ini menyoroti sosok Valak, namunsangat sedikit iblis itu terlihat di film.

Untuk sebagian besar The Nun II, kemunculan Valak terbatas pada kilasan bayangan atau mimpi buruk sebelum iblis bermanifestasi. Meskipun sulit untuk mendapatkan hitungan pastinya, Valak muncul secara fisik mungkin dalam lima menit dari durasi 110 menit sekuelnya. 

Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa iblis merasuki karakter Maurice atau Frenchie milik Jonas Bloquet sepanjang cerita. Meski begitu, mengingat The Nun adalah ikon pada saat ini, fakta bahwa iblis memiliki screentime yang lebih sedikit dibandingkan di The Conjuring 2 atau The Nun adalah hal yang aneh. 

Sutradara The Nun II, Michael Chaves, mungkin mengambil pendekatan "less is more" karena banyak sekuel horor cenderung mengurangi dampak antagonisnya seperti yang dilakukan film A Nightmare on Elm Street dengan Freddy Krueger. Urutan yang menampilkan Valak semuanya dipentaskan dan dieksekusi secara efektif, tetapi sayang sekali tidak ada lagi iblis itu.

Apakah gugatan Bonnie Aarons memengaruhi durasi layar Valak?...

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement